Info LKKS – Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sodial (LKKS) Kabupaten Klaten pagi tadi (12/12/2025) menggelar rapat koordinasi akhir tahun di Joglo HW, Mojorejo, Kelurahan Barenglor, Kecamatan Klaten Tengah. Kegiatan ini sekaligus sebagai ajang evaluasi kinerja pengurus dalam memberikan pelayanan sosial kepada LKS dan LKSA binaan.
Sekretaris LKKS Klaten, Syuhadak Irhami mengatakan, rapat koordinasi diikuti seluruh pengurus dan perwakilan Lembaga Kesejahteraan Sosial, Lembaga Kesejahteraan Soaial Anak binaan LKKS Klaten. Tujuannya untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja pengurus LKKS dalam memeberikan pelayanan sosial sebagai mitra Pemerintah Kabupaten Klaten.
“Rakor ini sekaligus sebagai bentuk pertanggung jawaban kami kepada Pemkab yang telah memberikan angaran untuk operasional kegiatan dan pelayanan sosial LKKS Klaten”,katanya.
Dalam evaluasi kegiatan LKKS Klaten tahun 2005 menurtnya, ada beberapa program yang dilaksanakan pengurus yakni membuka jalinan kerjasama dengan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam pendampingan anak asuh di LKS maupun LKSA serta penguatan branding masing masing LKS maupun LKSA melalui pelatihan konten kreator . Studi tiru serta peningkatan kapasitas SDM Pengurus dan pekerja sosial di LKS maupun LKSA Binaan LKKS Klaten.
“Dengan seluruh program kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2024 harapannya mereka ini nantinya dapat mengelola media sosial dari masing-masing LKSA maupun LKS, memebuat konten aktifitas kegiatan lembaganya”, ucapnya.
Lebih lanjut Syuhadak menerangkan dalam rangka meningkatkan pemberdayaan anak asuh selama mendapatkan pengasuhan di panti, LKKS Klaten tahun depan juga akan merencanakan kegiatan penguatan fundraising bagi panti asuhan atau lembaga kesejahteraan sosial binaan.
“Kegiatan yang kami rencanakan bisa dalam bentuk workshop maupun pelatihan bagi pengurus LKS, LKSA binaan terkait bagaimana pengembangan fundraising untuk meningkatkan kualitas pelayanan pengasuhan. Mulai dari untuk peningkatan kebutuhan dasar, mendukung pengembangan pendidikan anak asuh, peningkatan kualitas hidup dan fasilitas, membangun kemandirian dan keberlanjutan layanan sosial LKS, LKSA dan lainnya”,terang Syuhadak.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DISSOSP3APPKB) Klaten, melalui Ir. Hari Suroso, MPHR, Kepala Bidang Pemberdayaan, Perlindungan, dan Jaminan Sosial (Dayalinjamsos) dalam kesempatan tersebut meminta kepada seluruh pengurus LKKS dalam melaksanakan tugasnya tetap menguatkan koordinasi serta merencanakan yang matang seluruh kegiatan yang akan dilaksanakan LKKS Klaten.
“Kata kuncinya adalah komunikasi antar pengurus antar lembaga dalam membantu pemkab Klaten dalam penanganan permasalahan sosial”,ucapnya.
Hari Suroso dalam kesempatan tersebut juga menyinggung terkait pemanfaatan media digital untuk mendukung pelayanan sosial dari masing-masing LKS maupun LKSA binaan LKKS Klaten.
Pemanfaatan media digital dalam pengembangan layanan sosial panti asuhan sangat signifikan, terutama dalam meningkatkan visibilitas, memfasilitasi penggalangan dana dan relawan, serta memperbaiki manajemen internal. Digitalisasi membantu panti asuhan menjangkau khalayak yang lebih luas dan mengelola operasional dengan lebih efisien.
Sementara itu berdasarkan data dari DISSOSP3APPKB tahun 2023, jumlah anak yatim yang menjadi tanggungan pemerintah di Klaten sebanyak 1225 anak, dari jumlah tersebut 969 anak berada diluar panti dan 256 anak berada di dalam panti. Untuk panti asuhan yang sudah terakreditasi sebanyak 8 lembanga dan 6 lembaga yang belum terakreditasi. (Nur)












